
ZetaChain dengan senang hati mengumunkan peluncuran dari Program bug bounty yang berpartnership sengan Immunefi, Platform bug bounty terkemuka di Web3. Program ini berfokus pada tesnet dan memperkuat keamanan smart contract dan aplikasi web ZetaChain. Program ini merupakan yang pertama dari program selanjutnya yang memiliki hadiah bernilai tinggi. Keamanan merupakan hal yang krusial dalam dunia lintas jaringan mengingat banyak peretasan yang terjadi pada project web3 pada tahun 2022 kemarin. seiring industri berkembang dan menerapkan lebih banyak multichain, permintaan likuiditas dan data antar chain akan terus juga berkembang. demikian, pengembangan pada interoperabilitas blockchain sangat dibutuhkan untuk mendukung ekosistem web3 yang fleksibel. pada artikel ini, kami membagikan sekilas gambaran tentang keamanan dan teknikal dari ZetaChain, termasuk bagaimana jaringannya diamankan. detail tentang program bug bounty dari Immunefi bisa dibaca disini.
ZetaChain adalah blockchain L1 publik yang memungkinkan pemrograman lintas jaringan antar semua jaringan, dan dengan demikian, pengaplikasian interopreabilitas omnichain dapat tercapai. pada tingkat tinggi, ada tiga fungsi inti yang memungkinkan hal ini terjadi, antara lain :
ZetaChain adalah blockchain Layer 1 POS(Proof of Stake) berbasis kosmos dan konsensus Tendermint yang bisa tersambung ke blockchain eksternal seperti Ethereum, BSC, Solana, Avalanche, Terra, Bitcoin dan lapisan seperti Polygon, Optimism, Arbitrum yang terdesentralisasi (tanpa celah dan tanpa izin dan tanpa kepercayaan) transparan dan efisien.
Arsitektur ZetaChain terdiri dari validator, pengamat, dan penandatangan. Validator berpartisipasi dalam produksi block dan menerima hadiah yang proposional ke coin yang mereka stake. Pengamat mendata konsensus pada events dan keadaan chain eksternal. penandatangan, secara terdistribusi memegang kunci standar ECDSA/EdDSA untuk menandatangani pesan beratasnama ZetaChain.
ZetaChain memanfaatkan GG20 leaderless Threshold Signature Scheme (TSS), yang melakukan distribusi pembuatan kunci dan penandatanganan kunci.tidak ada nodes ZetaChain atau individu lain yang memiliki akses ke kunci privat pada waktu kapanpun. segala transaksi masuk atau keluar yang terjadi akan didata pada Block ZetaChain, yang tersedia, terverifikasi, dan transparan.
ZETA token merupakan token gas yang berasal dari ZetaChain yang juga terdapat pada jaringan eksternal seperti Ethereum, Binance Smart Chain, dan Polygon sebagai token ERC20. total supply ZETA token di semua jaringan adalah 2.1 Miliar. Protokol ZetaChain mendukung pemindahan token ZETA lintas semua jaringan yang tersambung melalui transaksi dalam jaringan. Protokol ZetaChain juga memastikan supply total yang invarian ketika memindahkan token ZETA lintas jaringan dengan mengamati total supply ZETA pada semua jaringan yang tersambung.
Pada jaringan smart contract yang mampu, protokol ZetaChain menyebarkan penyambung contracts yang memungkinkan smart contracts pada jaringan berbeda untuk memanggil satu sama lain melalui pesan arbiter. Pesan yang ditinggalkan oleh contract pengguna akan diteruskan oleh pengamat ZetaChain dan penandatangan menurut aturan konsensus yang didefinisikan dalam ZetaChain. pengembang dApp dan protokol ZetaChain sama sama memegang tanggung jawab untuk mengamankan aplikasi lintas jaringan.
Selain dari pesan lintas jaringan yang melewati konektor contract pada jaringan yang tersambung, Platform smart contract milik ZetaChain(zEVM) menyediakan mekanisme yang berbeda untuk aplikasi lintas jaringan yang berurusan dengan token fungible(seperti aplikasi swap,peminjaman, dll).pengembang dApp hanya butuh mengembangkan dan menyebarkan Smart Contract Omnichain dalam ZetaChain, memanfaatkan Contract ZRC-20 dan modul penukaran ZetaChain untuk mengelola token fungible termasuk token gas seperti Ether,BNB, Matic,BTC, dan token khusus seperti USDC, USDT, BUSD. Pengguna bisa memicu panggilan contract arbiter dalam zEVM ZetaChain dengan mengirim memo pada transaksi luar jaringan. Ini memungkinkan pengembang untuk membangun dengan mudah aplikasi dApps lintas jaringan yang dapat melakukan transaksi aset tanpa token wrapping dan mengurangi resiko bagi pengguna.
smart contracts omnichain dalam ZetaChain mewariskan keamanan dari chain DPoS Cosmos sovereign, serta pengamat dan penandatangan MPC.
ZetaChain adalah lapisan dasar untuk masa depan multichain. Blockchain ini memungkinkan penggunaan fitur multichain tanpa menggunakan bridge atau token wrapped, serta kemudahan dalam pengembangan dApps omnichain atau bisa dibilang odApps. Aplikasi ini bisa mengatur dan menyambungkan data dan nilai lintas semua platform smart contract demikian juga platform non-smart contract seperti Bitcoin dan Dogecoin.
dengan Toolkit Omnichain ZetaChain yang lengkap, pengembang bisa membangun dApps Omnichain yang nyata dengan satu inti logika, dan user bisa mengakses seluruh aset dan data mereka dalam satu tempat dengan nyaman.